Sun, 26 Jan 2020
    UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURAKARTA
Jl. Dr. Wahidin 05/VI Surakarta 57141 Telp./Fax. : (0271) 717954 email : unusurakarta@yahoo.com
  E-JURNAL
 
DAFTAR JURNAL
  Volume 12
    Nomor 34
     
Al Khutuwat
Penulis : Drs. ABD GHOFFIR MA, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 18 Hal
من أهداف تعليم اللغة العربيّة هو تطيبق مهارة الكلام عند الطلاب. هذالبجث يستهدف إلى التعبير عن مهارة الكلام وطريق تدريسها.
في هذاالحال، يريد الباحث معرفة الأحوال المتعلّقة بمهارة الكلام وخاصة ما يتعلّق بطريقة تدريسها، فالنموذج الأنسب لعملية الوصف هو الطريقة والمدخل الكيفى (pendekatan kualitatif) وذلك بالتحطيط أو تصميم دراسى للقضيّة.

من هذاالبحث يعرف أن تعليم مهارة الكلام تستخدم عدة الطريقة المباشرة أو الطريقة السمعية الشفهية بالمدخل الإتصالي. من الصعب أن نعرّف تعريفا تفصيليا لِكِلَّتَا الطريقتين, إذا كُوِّنَتْ بشكل بسيط إشارة لمعنى "مباشرة" لكن ذلك الاصطلاح لم يشر إلى المقصود لمعنى الطريقة المذكورة.



أقفال المرادف : الخطوات، الطريقة، المباشرة، السمعية الشفهية، المدخل الإتصالي.
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

     
ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN DALAM PEMIKIRAN PENDIDIKAN SYED MUHAMMAD NAQUIB AL ATTAS
Penulis : Budiansyah, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 10 Hal
Ilmu Pengetahuan dan teknologi bertujuan untuk memberikan penerangan kepada manusia, karena pentingnya ilmu pengetahuan dan teknologi, tidak ada bangsa di dunia ini yang dapat menghindar dari penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka kelangsungan eksistensinya. Namun karena terdapat beberapa penyimpangan dalam ilmu dan pengetahuan tersebut, umat Islam menghadapi berbagai masalah di bidang politik, ekonomi, social, dan budaya, menyebabkan terjadinya kemunduruan pada umat Islam. Sebagai solusi syed Muhammad Naquib Al-Attas menawarkan konsep islamisasi ilmu pengetahuan kontemporer yang didasarkan pada metafisika dan epistemologi, yang secara sederhana dirumuskan bahwa seorang muslim yang mengetahui islam dengan baik akan menjadi seorang muslim yang alim ataupun arif dan segala sikap dan tindak tanduknya terjaga oleh ilmu dan pengetahuannya.

Key Word: Islamisasi, Pengetahuan
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

     
ISLAM DAN MASALAH KEKUASAAN ( REALITA PARTAI ISLAM TERHADAP ERA REFORMASI )
Penulis : Dr. Amir Mahmud M.Ag, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 13 Hal
Penduduk Indonesia mayoritas adalah beragama Islam. Meskipun demikian, syari’at Islam tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya, dapat dimaklumi hal demikian karena belum atau tidak adanya institusi formal ( seperti Negara ) sebagai salah satu faktor pendukungnya. Pada Jaman pemerintahan Kolonial Belanda sekiranya menjadi contoh paling tepat sebagai diskrptif yang real ketika masa itu syari’at Islam tidak dapat berjalan, kendatipun mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam dan sebagian besar dari ajaran Islam mempunyai hubungan langsung dengan persoalan politik. Dengan banyaknya Perdebatan keras dan untuk menghindari dari pada perpecahan karena perbedaan Ideologis, maka diambilah kesepakatan bersama sebagaimana terumuskan dalam Piagam Jakarta, sehingga Peran Islam dalam percaturan kekuasaan merupakan perhitungan yang tidak dapat dihindarkan.

Kata Kunci: Partai Islam, Kekuasaan
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

     
WALI DAN SAKSI DALAM PERNIKAHAN
Penulis : Mamun Efendi Nur, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 12 Hal
Manusia diciptakan oleh Allah sebagai khalifah dibumi ini. Maka keberadaannya dibumi sangat dibutuhkan agar kelangsungan hidup manusia tetap lestari. Oleh karena itu, manusia dianjurkan untuk menikah bagi yang sudah mampu dari segi apapun. Selain untuk menghindari perzinaan, nikah juga merupakan sunnatullah. Dalam masalah pernikahan ini, tentunya ada ketentuan-ketentuan tersendiri.
Dalam perkawinan yang sangat penting dan kadang terjadi perbedaan pendapat yaitu tentang perwalian dalam nikah dan saksi dalam nikah. Wali dalam nikah terdapat beberapa diangaranya; Wali nasab adalah orang-orang yang terdiri dari keluarga calon mempelai wanita dan berhak menjadi wali. Wali hakim adalah orang yang diangkat oleh pemerintah untuk bertindak sebagai wali dalam suatu pernikahan. Wali hakim dapat menggantikan wali nasab apabila calon mempelai wanita tidak mempunyai wali nasab sama sekali. Wali muhakkam adalah seseorang yang diangkat oleh kedua calon suami-istri untuk bertindak sebagai wali dalam akad nikah mereka.
Adapun syarat pada dua orang saksi, antara lain: Islam, baligh, berakal, laki-laki, mendengar dan memahami ucapam ijab qabul adil, dan tidak tuna rungu atau tuli.

Kata Kunci : Wali dan Saksi Pernikahan
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

     
Peranan Hakim Peradilan Umum Dalam Perubahan Sosial Masyarakat
Penulis : Sutrisno SH M.Hum, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 20 Hal
Peradilan adalah suatu sistem yang terdiri dari unsur hakim, jaksa, polisi , pengacara dan lembaga kemasyarakatan. Hakim adalah seorang sosok terakhir yang diharapkan bisa mewujudkan nilai-nilai keadilan. Hakim sebagai pelopor perubahan ( agent of change ) yang bisa mengubah secara total sikap dan pandangan serta pola hubungan antara warga masyarakat menuju perubahan sosial melalui keputusan-keputusannya. Hakim diharapkan mampu menemukan hukum yang bisa dipergunakan sebagai social engineering yaitu sebagai alat untuk merubah masyarakat Indonesia memerlukan, mempengaruhi masyarakat dengan sistem yang teratur dan direncanakan terlebih dahulu. Seorang Hakim dilingkungan peradilan umum melalui keputusannya bisa sebagai katalisator dalam proses perubahan nilai-nilai di dalam masyarakat yang positif dan juga bisa menjadi katalisator dalam menyebarkan dan mengokohkan nilai-nilai kehidupan yang tidak terpuji di dalam masyarakat. Hal ini sangat tergantung kepada kepribadian, keteguhan moral dan sikap serta profesionalisme seorang hakim. Namun diharapkan secara ideal keputusan seorang hakim di harapkan mampu dan berhasil mengintroduksi nilai-nilai baru kedalam masyarakat.

Kata Kunci : Hakim, Keadilan dan Perubahan Masyarakat
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

     
TELAAH TENTANG HUKUM ISLAM (FIQH ISLAM)
Penulis : Munifah S.Ag., M.Hi, 2016-08-03, ISSN : 1693-7201, 26 Hal
Islam adalah ajaran Allah SWT terstruktur sebagai agama terakhir, substansi ajarannya mencakup segala aktifitas manusia di atas permukaan bumi. Dan karenanya manusia diserukan untuk beramal menurut ketentuan ridha Allah SWT. Dalam formalitas kehidupan lahiriyah, Islam tidak hanya mengatur hubungan manusia dengan Tuhan Penciptanya (hablum minallah), juga hubungan manusia dengan sesamanya(hablum minannas), plus dengan lingkungan sekitarnya yaitu hubungan manusia dengan alam yang melingkupinya.
Aturan yang diterapkan oleh Allah SWT kepada manusia baik mengenai ketiga hubungan di atas, diatur dalam syariah, dimana kemudian syari’ah diwujudkan dalam sebuah fiqh dalam penerapan ubudiyah manusia, maka Allah dalam menetapkan aturan tersebut meliputi beberapa tujuan untuk menjaga keseimbangan kehidupan manusia hidup di dunia yang sering kita dengan maqashid al Syari’ah, dimana hal tersebut sebagai arah dari proses penelaahan terhadap syari’ah, Fiqh Islam yang selanjutnya ada yang berpendapat sering populer disebut dengan hukum Islam.

Kata Kunci : Telaah Hukum Islam
Full Text: Di sini
Selengkapnya..

 
 

  Jenis Akun
  Pengguna
  Sandi
Copyright © UNU Surakarta