Sun, 26 Jan 2020
    UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURAKARTA
Jl. Dr. Wahidin 05/VI Surakarta 57141 Telp./Fax. : (0271) 717954 email : unusurakarta@yahoo.com
  E-JURNAL
 
DAFTAR JURNAL
  Volume 10
    Nomor 28
     
FAKTOR – FAKTOR YANG BERPENGARUH PADA KEPUTUSAN PEMILIHAN PROFESI AKUNTAN PUBLIK DAN NON AKUNTAN PUBLIK PADA MAHASISWA AKUNTANSI DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
Penulis : Siti Zulaikhah, 2015-09-08, ISSN : 2252-9985, 16 Hal
Professionalism formation processes begin from education profession, in this case the accounting education at the College. Colleges as educational institutions, aims at providing a source of knowledge and learning experiences for students. That goal was reached through learning – teaching activities called College. The lecture is a form of interaction with professors, students, and knowledge/skills. This research aims to find out whether there are significant differences regarding the factors that affect the decisions of the public accountant profession selection and non-accountants in accountancy student at Muhammadiyah University of Surakarta. As well as to find out the factors that differentiates between public accountant profession selection and public non accounting. This research is the field study, which researchers doing research in the field through direct data retrieval from respondent. Viewing from the time dimension are taken, are cross sectional study which provided time to answer the questions the research only once or data acquisition is performed against a specific object within a specified time. This research is a survey research study that takes a sample of a population and use the questionnaire as a data collection tool subject matter. In this study the public accountant's career choices are influenced by type of job, salary/income, and availability of job opportunities, perceptions about public accounting, and perceptions about the sacrifice of a public accountant.
Variable type of job has positive affect and significant to public accounting profession options. The variable salary/income has negative affect and not significant to the public accounting profession options. Variable availability of job opportunities has negative effect and significant to the public accounting profession options. That means when the availability of job opportunities is increasingly high, the selection of public accountant getting down. The variable perceptions about public accounting have positive affect and significant impact on the public accounting profession options. That means if the perception of the public accountant is higher, then the choice of a public accountant is getting high. The variable perceptions about the sacrifice of being public accountant have positive affect and are not significant to the public accounting profession options.
Selengkapnya..

     
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PEMAKAIAN JASA WARNET DI SEKITAR KAMPUS UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA TAHUN 2009
Penulis : Adhista Setyarini, 2015-09-08, ISSN : 2252-9985, 26 Hal
Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh faktor bauran pemasaran, faktor individu konsumen, dan faktor pengaruh lingkungan yang mempengaruhi konsumen dalam pengambilan keputusan pemakaian jasa warnet di sekitar Universitas Sebelas Maret .Teknik sampling yang digunakan adalah Non Probability Sampling dan Convenience Sampling. Diperoleh jumlah sampel sebanyak 100 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan persamaan kuadrat terkecil dan uji hipotesis menggunakan t-statistik untuk menguji koefisien regresi parsial serta F-statistik untuk menguji keberartian pengaruh secara bersama-sama dengan tingkat signifikansi 5%. Selain itu juga dilakukan uji asumsi klasik yang meliputi uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi. Selama periode pengamatan menunjukkan bahwa data penelitian berdistribusi normal. Berdasarkan uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas dan uji autokorelasi tidak ditemukan variabel yang menyimpang dari asumsi klasik. Hal ini menunjukkan data yang tersedia telah memenuhi syarat menggunakan model persamaan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel-variabel Bauran Pemasaran (Produk, Harga, Promosi, Personal Traits/Layanan, Lokasi, Proses), Individu Konsumen (Pembelajaran), dan Pengaruh Lingkungan (Kelas Sosial, dan Kelompok Acuan) secara parsial berpengaruh signifikan terhadap keputusan pemakaian jasa warnet di sekitar kampus Universitas Sebelas Maret. Sedangkan variabel Bukti Fisik, Motivasi, Persepsi, Sikap, Budaya , dan Keluarga secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pemakaian jasa warnet di sekitar kampus Universitas Sebelas Maret. Hasil penelitian juga menunjukkan 75,5% keputusan pemakaian jasa warnet dapat dijelaskan oleh kelima belas variabel independen yang terdiri dari variabel produk, harga, promosi, personal traits atau layanan, lokasi, proses, bukti fisik, motivasi, persepsi, sikap, pembelajaran, budaya, kelas sosial, kelompok referensi dan keluarga. Sedangkan sisanya 24,5% dipengaruhi faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Selengkapnya..

     
FENOMENA KREDIT INVESTASI KECIL DALAM PERSPEKTIF PEMBANGUNAN EKONOMI PEDESAAN
Penulis : Muh Amin Choiri , 2015-09-09, ISSN : 2252-9985, 12 Hal
Suatu pengkajian empiris tentang KIK pertanian yang bertujuan untuk mengetahui kinerja KIK dalam perspektif pembangunan ekonomi pedesaan telah dilakukan di Jawa dan Luar Jawa pada awal tahun 2012 melalui pendekatan pemahaman pedesaan secara partisipatif menggunakan metode group interview dan individual indepth interview melibatkan pengurus dan pengguna KIK. Dengan menggunakan pendekatan analisis deskriptif kualitatif terhadap KIK contoh yang dipilih secara sengaja, diperoleh gambaran sebagai berikut: (a) Keberadaan KIK diakui masyarakat memiliki peran strategis sebagai intermediasi aktivitas perekonomian yang selama ini tidak terjangkau jasa pelayanan lembaga perbankan umum/bank konvensional; (b) Secara faktual pelayanan KIK telah menunjukkan keberhasilan, namun keberhasilannya masih bias pada usaha¬usaha ekonomi non pertanian. Skim perkreditan KIK untuk usahatani belum mendapat prioritas, hal itu ditandai oleh relatif kecilnya plafon (alokasi dana) untuk mendukung usahatani, yakni kurang dari 10 % terhadap total plafon KIK; (c) Faktor kritis dalam pengembangan KIK sektor pertanian terletak pada aspek legalitas kelembagaan, kapabilitas pengurus, dukungan seed capital, kelayakan ekonomi usaha tani, karakteristik usahatani dan bimbingan teknis nasabah/pengguna jasa layanan KIK; (d) Untuk memprakarsasi penumbuhan dan pengembangan KIK pertanian diperlukan adanya pembinaan peningkatan kapabilitas bagi SDM calon pengelola KIK, dukungan penguatan modal dan pendampingan teknis kepada nasabah pengguna kredit.
Selengkapnya..

 
 

  Jenis Akun
  Pengguna
  Sandi
Copyright © UNU Surakarta